Niat puasa Arafah dan Tarwiyah Idul Adha 2026 lengkap Arab, latin, arti, waktu, dan keutamaannya. Simak panduan agar ibadah lebih khusyuk.

Menyongsong Hari Raya Idul Adha 2026, umat Muslim biasanya mulai mempersiapkan diri untuk memperbanyak amalan ibadah. Salah satu yang paling dianjurkan adalah menjalankan puasa sunnah di awal bulan Dzulhijjah.

Meski tergolong sunnah, kedua puasa ini memiliki keutamaan luar biasa. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya soal bacaan niat yang benar, waktu pelaksanaan, hingga manfaatnya.

Nah supaya tidak keliru berikut penjelasan lengkap tentang niat puasa Arafah dan Tarwiyah Idul Adha 2026 yang benar serta keutamaannya untuk panduan bagi yang akan menjalankannya.

Untuk dicatat, puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Sementara itu, puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat sehari sebelum Idul Adha.

Kedua puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sementara bagi jemaah haji, khususnya yang sedang wukuf di Arafah, tidak dianjurkan untuk berpuasa agar tetap kuat menjalani rangkaian ibadah.

Bacaan Niat Puasa Arafah

Untuk puasa Arafah, berikut bacaan niat yang bisa diamalkan:

Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.”

Niat puasa Arafah bisa dilakukan di malam hari atau pagi hari sebelum waktu zuhur, selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa.

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah

Sebelum menjalankan puasa, tentu harus diawali dengan niat. Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah:

Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’ala.”

Niat ini sebaiknya dibaca pada malam hari, mulai setelah maghrib hingga sebelum subuh. Namun, jika lupa, masih diperbolehkan membaca niat di pagi hari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Waktu Pelaksanaan Puasa Idul Adha 2026

Untuk tahun 2026, puasa Arafah dan Tarwiyah mengikuti kalender Hijriah, yaitu:

  • Puasa Tarwiyah: 8 Dzulhijjah;
  • Puasa Arafah: 9 Dzulhijjah.

Pelaksanaan puasanya dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, seperti puasa pada umumnya. Karena penentuan awal bulan Dzulhijjah bisa berbeda tergantung metode rukyat atau hisab, penting untuk menunggu pengumuman resmi.

Bukan tanpa alasan puasa ini sangat dianjurkan. Ada banyak keutamaan yang bisa didapatkan, terutama dari puasa Arafah.

1. Menghapus dosa dua tahun

Puasa Arafah dikenal sebagai salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar, yaitu dapat menghapus dosa selama dua tahun: satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.

2. Mendekatkan diri kepada Allah

Puasa melatih kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri. Ini menjadi momen yang tepat untuk memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah.

3. Mengikuti sunnah Rasulullah

Puasa di bulan Dzulhijjah, khususnya Arafah, merupakan amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan dianjurkan untuk diikuti.

4. Persiapan spiritual menuju Idul Adha

Puasa Arafah dan Tarwiyah bisa menjadi “pemanasan” sebelum merayakan Idul Adha, agar hati lebih bersih dan siap menjalani ibadah kurban.

Tata Cara Puasa  Arafah dan Tarwiyah

Bagi yang ingin menjalankan puasa ini, tata caranya sebenarnya cukup sederhana seperti:

  1. Membaca niat puasa (malam atau pagi hari jika lupa)
  2. Menahan diri dari makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa
  3. Memperbanyak ibadah seperti doa, dzikir, dan membaca Al-Qur’an
  4. Berbuka saat matahari terbenam

Tidak ada perbedaan signifikan dengan puasa Ramadhan, hanya saja puasa ini bersifat sunnah. Supaya puasa berjalan lancar, terutama jika dilakukan dua hari berturut-turut, kamu bisa mencoba beberapa tips berikut:

  • Sahur dengan makanan bergizi dan cukup protein;
  • Perbanyak minum air putih saat sahur;
  • Kurangi aktivitas berat di siang hari;
  • Isi waktu dengan kegiatan ibadah atau hal positif; dan
  • Jangan lupa berbuka dengan makanan yang cukup, tidak berlebihan.

Dalam Islam, niat adalah kunci dari setiap ibadah. Tanpa niat, puasa tidak akan sah. Bahkan, niat juga menentukan nilai ibadah di sisi Allah.

Meski lafaz niat bisa dibaca seperti yang dicontohkan di atas, sebenarnya yang terpenting adalah niat dalam hati. Membaca lafaz hanya membantu agar lebih mantap dan fokus.

Menjalankankan ibadah puasa arafah dan tarwiyah merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan, terutama menjelang Idul Adha 2026. 

Dengan memahami niat puasa Arafah dan Tarwiyah Idul Adha 2026 yang benar serta keutamaannya, kamu bisa menjalankan ibadah ini dengan lebih yakin dan khusyuk.

Tidak perlu menunggu sempurna untuk mulai beribadah. Yang terpenting adalah niat tulus dan usaha untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Jadi, sudah siap menjalankan puasa Arafah dan Tarwiyah tahun ini? Jangan lupa catat tanggalnya dan siapkan niatnya dari sekarang. (Dila Nashear)